ANALISIS YURIDIS PERAN BALAI PEMASYARAKATAN TENTANG PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DIBAWAH UMUR (STUDI : POS BAPAS RANTAUPRAPAT)

MUHAMMAD LUDIN DALIMUNTHE, NPM 2102100054 (2025) ANALISIS YURIDIS PERAN BALAI PEMASYARAKATAN TENTANG PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DIBAWAH UMUR (STUDI : POS BAPAS RANTAUPRAPAT). Skripsi thesis, Universitas Labuhanbatu.

[img] Text
COVER.pdf

Download (651kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (345kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (343kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (191kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (506kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (88kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (215kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis peran Balai Pemasyarakatan dalam penyelesaian tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak di bawah umur, dengan studi pada Pos Bapas Rantauprapat. Permasalahan yang dikaji meliputi bagaimana pelaksanaan tugas dan fungsi Balai Pemasyarakatan dalam proses pendampingan, pembimbingan, dan pengawasan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang didukung dengan pendekatan empiris. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, antara lain Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, serta wawancara dengan petugas di Pos Bapas Rantauprapat. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk mengkaji kesesuaian pelaksanaan peran Balai Pemasyarakatan dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balai Pemasyarakatan melalui Pembimbing Kemasyarakatan memiliki peran penting dalam proses diversi, penyusunan laporan penelitian kemasyarakatan (litmas), pendampingan selama proses peradilan, serta pengawasan pelaksanaan putusan pengadilan. Dalam kasus tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak, pendekatan yang diutamakan adalah keadilan restoratif demi kepentingan terbaik bagi anak. Namun demikian, pelaksanaan tugas tersebut masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap diversi, serta minimnya sarana dan prasarana pendukung. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran Balai Pemasyarakatan pada Pos Bapas Rantauprapat telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, namun perlu penguatan dari segi sumber daya dan koordinasi antar lembaga guna mengoptimalkan perlindungan dan pembinaan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Kata kunci: Balai Pemasyarakatan, Anak di Bawah Umur, Tindak Pidana Pencurian, Diversi, Sistem Peradilan Pidana Anak

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Balai Pemasyarakatan, Anak di Bawah Umur, Tindak Pidana Pencurian, Diversi, Sistem Peradilan Pidana Anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: Unnamed user with email repository@ulb.ac.id
Date Deposited: 06 Mar 2026 08:38
Last Modified: 06 Mar 2026 08:38
URI: http://repository.ulb.ac.id/id/eprint/2105

Actions (login required)

View Item View Item