SUPRIADI, NPM 2202500186 (2026) KAJIAN HUKUM PENERAPAN SANKSI PIDANATERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA ANCAMAN KEKERASAN (STUDI POLRES LABUHANBATU). Skripsi thesis, Universitas Labuhanbatu.
|
Text
COVER.pdf Download (432kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (90kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (364kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (102kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (130kB) |
Abstract
Tindak pidana Ancaman Kekerasan adalah suatu tindakan oleh pelaku yang disertai kekerasan dan ancaman terhadap seseorang dengan maksud agar seseorang yang menguasai barang dengan mudah untuk menyerahkan sesuatu barang yang dikuasai di bawah kekerasan dan ancaman yang kaitannya dengan pristiwa hukum yang terjadi di wilayah hukum Polres Labuhanbatu berdasarkan Tanggal 29 Mei 2025. LP/B/657/V/2025/SPKT/Polreslabuhanbatu/Polda-Sumut, Metode penelitian yang penulis lakukan dalam penelitian ini pada perkara tindak pidana ancaman kekerasan diwilayah hukum polres labuhanbatu dengan menggunakan metode Penelitian hukum empiris yaitu dilakukan melalui kegiatan pengambilan data berupa dokumen seperti BAP yang dibutuhkan penulis serta didukung dari sumber hasil wawancara. Penegakan Hukum Tindak Pidana Ancaman Kekerasan pada proses penyidikan Studi Kasus LP/B/657/V/2025/SPKT/Polreslabuhanbatu/Polda-Sumut. Berdasarkan Keterangan saksi dan alat bukti yang ada pelaku dikenakan Pasal 368 Ayat (1) KUHPidana yaitu ”Barang siapa, dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat utang maupun menghapuskan piutang atau Pemerasan dan Unsur-unsurnya dalam Tindak pidana Ancaman Kekerasan berdasarkan LP/ B /657 /V/2025/SPKT/ Polreslabuhanbatu/Polda Sumut, Tanggal 29 Mei 2025 telah terpenuhi seperti halnya yaitu: Barang siapa :1) Unsur tersebut telah terpenuhi dimana dalam perkara ini barang siapa adalah pelaku (Tersangka).2)Dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum: Unsur tersebut telah terpenuhi. 3)Memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain: Unsur tersebut telah terpenuhi.Faktor-faktor penghambat penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana ancaman kekerasan di tingkat kepolisian pada polres labuhanbatu mencakup waktu dan jumlah perkara, dan sulitnya Pembuktian pada tindak pidana Ancaman kekerasan Pasal 368 KUHP seringkali tidak meninggalkan jejak fisik, Penyidik kesulitan memenuhi minimal dua alat bukti yang sah, Kualitas Saksi seringkali takut memberikan keterangan yang jujur karena ancaman pelaku, atau saksi hanya mendengar cerita (testimonium de auditu), Beban Perkara dan Jumlah Penyidik (Jumlah Perkara), Tingginya beban kerja penyidik (jumlah kasus yang masuk) dibandingkan dengan jumlah personel penyidik/pembantu yang terbatas menyebabkan penanganan perkara menjadi lambat.Perlu peningkatan Penguatan Kompetensi Penyidik dalam Mengadakan pelatihan rutin mengenai teknik penyidikan tindak pidana ancaman, khususnya dalam menggali keterangan saksi yang terintimidasi dan pemahaman mendalam tentang Digital Forensics. Kata Kunci; Kajian Hukum, Tindak Pidana, Ancaman Kekerasan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kajian Hukum, Tindak Pidana, Ancaman Kekerasan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@ulb.ac.id |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 03:26 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 03:26 |
| URI: | http://repository.ulb.ac.id/id/eprint/2496 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
