PENYELESAIAN SENGKETA AKIBAT WANPRESTASI PEMBAYARAN DALAM PENGADAAN BARANG PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) LABUHANBATU PADA PUTUSAN NOMOR 94/PDT.G/2024/PN RAP (STUDI PENGADILAN NEGERI RANTAUPRAPAT)

RANTI NADILA, NPM 2202100085 (2026) PENYELESAIAN SENGKETA AKIBAT WANPRESTASI PEMBAYARAN DALAM PENGADAAN BARANG PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) LABUHANBATU PADA PUTUSAN NOMOR 94/PDT.G/2024/PN RAP (STUDI PENGADILAN NEGERI RANTAUPRAPAT). Skripsi thesis, Universitas Labuhanbatu.

[img] Text
COVER.pdf

Download (725kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (325kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (331kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (217kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya dugaan wanprestasi pembayaran dalam pengadaan barang di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Labuhanbatu dan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim Pengadilan Negeri Rantau Prapat dalam Putusan Nomor 94/Pdt.G/2024/PN Rap dalam membuktikan adanya wanprestasi. Merujuk pada latar belakang dan fokus penelitian yang diambil, penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian yuridis normatif (metode penelitian hukum normatif). Metode penelitian yuridis normatif adalah penelitian hukum kepustakaan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan pustaka atau data sekunder belaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Faktor-faktor penyebab terjadinya dugaan wanprestasi pembayaran dalam pengadaan barang di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Labuhanbatu yaitu pihak BPBD Labuhanbatu tidak melakukan pembayaran atas barang yang telah diserahterimakan/diterima oleh Tergugat (BPBD) sesuai dengan waktu yang diperjanjikan, sehingga sengketa diselesaikan melalui gugatan perdata di Pengadilan Negeri Rantauprapat (PN Rap) untuk menuntut pemenuhan kewajiban, ganti rugi, dan/atau bunga akibat kelalaian pembayaran, sesuai Pasal 1238 KUHPerdata, serta Pertimbangan hukum hakim Pengadilan Negeri Rantau Prapat dalam Putusan Nomor 94/Pdt.G/2024/PN Rap dalam membuktikan adanya wanprestasi adalah Majelis Hakim fokus pada bukti adanya kontrak/perjanjian, bukti serah terima barang (prestasi penggugat), dan bukti kelalaian pembayaran oleh tergugat, bukti yang diberikan dan saksi yang dihadirkan penggugat sangat akurat, sehingga Majelis Hakim berkesimpulan perjanjian tersebut telah memenuhi ketentuan Pasal 1320 KUH Perdata sehingga sebagaimana bunyi Pasal 1338 KUH Perdata yang menentukan, “Semua persetujuan yang dibuat sesuai dengan undang-undang berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya”, maka perjanjian diantara Penggugat dan Tergugat tersebut berlaku dan mengikat bagi Penggugat dan Tergugat, dan berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, Majelis Hakim berpendapat gugatan Penggugat dapat dikabulkan untuk seluruhnya dan Menimbang bahwa oleh karena gugatan Penggugat dikabulkan seluruhnya, maka kepada Tergugat dihukum untuk membayar biaya perkara; Memerhatikan pasal-pasal dalam KUH Perdata dan RBg serta peraturan-peraturan lain yang bersangkutan. Kata Kunci : Sengketa, Wanprestasi, Pengadaan Barang

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sengketa, Wanprestasi, Pengadaan Barang
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: Unnamed user with email repository@ulb.ac.id
Date Deposited: 08 Jun 2026 07:55
Last Modified: 08 Jun 2026 07:55
URI: http://repository.ulb.ac.id/id/eprint/2514

Actions (login required)

View Item View Item