ANANDA RITONGA, NPM 2203100018 (2026) POPULASI DAN TINGKAT SERANGAN KUMBANG TANDUK (ORYCTES RHINOCEROS L.) PADA PERTANAMAN KELAPA SAWIT MENGHASILAN (TM) DI DESA BANDAR TINGGI LABUHANBATU. Skripsi thesis, Universitas Labuhanbatu.
|
Text
COVER.pdf Download (675kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (307kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (367kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (295kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (395kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (285kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (951kB) |
Abstract
Kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) merupakan salah satu hama penting pada tanaman kelapa sawit yang dapat merusak pelepah muda dan titik tumbuh sehingga berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui populasi, persentase tanaman terserang, dan intensitas serangan kumbang tanduk pada pertanaman kelapa sawit di Desa Bandar Tinggi, Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian menggunakan metode survei lapangan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif pada tiga blok pengamatan, masing-masing seluas 1 hektare. Pengamatan dilakukan selama dua minggu dengan interval dua sampai tiga hari menggunakan perangkap feromon dan pengamatan langsung terhadap tanaman. Data dianalisis berdasarkan jumlah populasi, persentase tanaman terserang, dan intensitas serangan menggunakan metode skoring tingkat kerusakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kumbang tanduk yang tertangkap sebanyak 67 ekor dengan populasi rata-rata 0,56 ekor. Populasi tertinggi terdapat pada Blok I sebesar 0,65 ekor, diikuti Blok III sebesar 0,55 ekor dan Blok II sebesar 0,48 ekor. Persentase tanaman terserang rata-rata sebesar 35,0%, dengan nilai tertinggi pada Blok I sebesar 42,5%. Intensitas serangan rata rata sebesar 16,25%, dengan nilai tertinggi pada Blok I sebesar 20,63%. Secara keseluruhan, serangan kumbang tanduk pada lokasi penelitian tergolong ringan. Blok dengan populasi kumbang tanduk lebih tinggi juga menunjukkan persentase tanaman terserang dan intensitas serangan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, sanitasi kebun, pemasangan perangkap feromon, dan pemantauan rutin perlu dilakukan untuk mencegah peningkatan populasi dan tingkat serangan. Kata kunci: Kumbang Tanduk, Oryctes Rhinoceros L., Kelapa Sawit, Populasi, Intensitas Serangan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kumbang Tanduk, Oryctes Rhinoceros L., Kelapa Sawit, Populasi, Intensitas Serangan |
| Subjects: | Q Science > QK Botany S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Fakultas Sains Dan Teknologi > Agroteknologi |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@ulb.ac.id |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 03:33 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 03:33 |
| URI: | http://repository.ulb.ac.id/id/eprint/2813 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
