RUDI KASANDRA, NPM 2402105165 (2026) ANALISIS KINERJA PETUGAS PENGAMANAN DALAM PENCEGAHAN PEREDARAN NARKOTIKA DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN KELAS IIA RANTAUPARAPAT. Skripsi thesis, Universitas Labuhanbatu.
|
Text
COVER.pdf Download (385kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (272kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (345kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (117kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (99kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (99kB) |
Abstract
Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia telah merambah ke seluruh wilayah tanah air dan telah tersebar ke berbagai lingkungan kehidupan, baik lingkungan pendidikan, lingkungan kerja, lingkungan pemukiman, dan lingkungan penegak hukum. Salah satu intitusi penegak hukum yang juga tidak bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika adalah Lembaga Pemasyarakatan. Lapas adalah tempat melaksanakan pembinaan terhadap narapidana dan anak didik pemasyarakatan berdasarkan sistem pemasyarakatan. Sebagai peraturan pelaksanaan Undang-Undang Pemasyarakatan, dikeluarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara. Pasal 4 huruf g Peraturan Menteri tersebut melarang setiap narapidana atau tahanan menyimpan, membawa, mengedarkan, dan/atau mengkonsumsi narkotika dan/atau prekusor narkotika serta obat-obatan lain yang berbahaya. Adapun yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah upaya aparat lembaga pemasyarakatan dalam mencegah peredaran narkotika di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Rantauparapat. dan Apa saja hambatan yang dihadapi aparat lembaga pemasyarakatan dalam mencegah peredaran narkotika di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Rantauparapat. Metode penelitian yan digunakan dalam penelitian ini digolongan pada penelitian observational research, dengan cara survey yaitu penelitian dilakukan pada lokasi penelitian dengan menggunakan alat pengumpul data. Sedangkan ditinjau dari sifatnya penelitian ini bersifat Deskriptif, yaitu memberikan gambaran secara jelas dan terperinci dari masalh pokok yang diteliti. Dari hasil penelitian dan pembahsan dapat disimpulkan bahwa, Pertama, upaya aparat lembaga pemasyarakatan dalam mencegah peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan ialah memaksimalkan penggeledahan dengan melakukan pemeriksaan barang bawaan dan pendataan yang dilakukan terhadap pengunjung dan melakukan penindakan bagi semua orang yang memasuki Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Rantauparapat tanpa terkecuali. Kedua, faktor penghambat upaya aparat lembaga pemasyarakatan dalam mencegah peredaran narkotika di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Rantauparapat adalah sarana dan prasarana yang tidak memadai, kurangnya anggota sipir lapas perempuan, serta kurangnya pengetahuan aparat lapas mengenai narkotika. Kata Kunci: Narkotika, Hak Asasi Manusia
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Narkotika, Hak Asasi Manusia |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@ulb.ac.id |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 08:29 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 08:29 |
| URI: | http://repository.ulb.ac.id/id/eprint/2871 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
