NUR KHILAL ZAHRA SIREGAR, NPM 2205100028 (2026) PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MTS. Tugas_Akhir(Artikel) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6 (1). pp. 391-401. ISSN 2798 - 365X (e-ISSN)
|
Text
COVER.pdf Download (10MB) |
|
|
Text
ARTIKEL.pdf Restricted to Registered users only Download (367kB) |
Abstract
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Namun, kemampuan berpikir kritis siswa pada jenjang Madrasah Tsanawiyah masih tergolong rendah karena proses pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII MTs pada materi peluang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment menggunakan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 67 siswa yang terdiri dari 30 siswa pada kelas eksperimen dan 37 siswa pada kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes esai yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji paired sample t-test, uji independent sample t-test, serta perhitungan N Gain untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Rata-rata skor siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 40,67 pada pretest menjadi 80,83 pada posttest, sedangkan kelas kontrol tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hasil perhitungan N-Gain menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang dengan nilai sebesar 69,2%, sementara kelas kontrol berada pada kategori rendah dengan nilai sebesar 0,5%. Dengan demikian, model Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi peluang. Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kritis; Pembelajaran Matematika; Peluang; Problem Based Learning; Siswa MTs
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kemampuan Berpikir Kritis; Pembelajaran Matematika; Peluang; Problem Based Learning; Siswa MTs |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@ulb.ac.id |
| Date Deposited: | 20 May 2026 09:40 |
| Last Modified: | 20 May 2026 09:40 |
| URI: | http://repository.ulb.ac.id/id/eprint/2376 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
