KAJIAN PENOLOGI TENTANG PEMBINAAN NARAPIDANA TENTANG RESIDIVIS KASUS NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A RANTAUPARAT

HANSEN LUMBANTOBING, NPM 2102100084 (2025) KAJIAN PENOLOGI TENTANG PEMBINAAN NARAPIDANA TENTANG RESIDIVIS KASUS NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A RANTAUPARAT. Skripsi thesis, Universitas Labuhanbatu.

[img] Text
COVER.pdf

Download (374kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (177kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (333kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (195kB)
[img] Text
BAB IV .pdf

Download (817kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (201kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (166kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji tentang Bagaimana Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Rantauprapat Dalam Melakukan Pembinaan Narapidana Residivis Kasus Narkotika Berdasarkan Kajian Penologi Dan Apa Saja Faktor-Faktor Hambatan Bagi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Rantauprapat Dalam Melakukan Pembinaan Narapidana Residivis Narkotika Dan Solusinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Kualitatif. Hasil Pembahasan: 1. Pembinaan Narapidana Residivis Kasus Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Rantauprapat Berdasarkan Kajian Penologi, yaitu dilakukan dengan cara melaksanakan beberapa program pembinaan antara lain: Program Kemandirian bagi Narapidana dengan cara: Melakukan budidaya ikan lele dan ikan nila/mujahir; Pembinaan dalam hal bercocok tanam sayuran, seperti: bayam, kangkung, terong, daun singkong yang dihasilkan di lahan Lapas Kelas II A Rantauprapat; Adanya pembinaan bagi narapidana khusus belajar menjahit pakaian; Kegiatan pembuatan sabun cair bekerjasama dengan dinas ketenagakerjaan; Adaanya pelatihan penyucian kendaraan (doorsmer) di Lapas; Pelatihan Potong Rambut dan lain sebagainya. 2. Pembinaan Keperibadian Narapidana dalam hal kerohanian, Pembinaan ini dilakukan dengan cara kegiatan peribadahan rutin (muslim dengan melakukan sholat dan mengaji dan kristen dengan kegiatan ibadah ke gereja); 2. Faktor-faktor Hambatan Bagi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Rantauprapat Dalam Melakukan Pembinaan Narapidana Residivis Narkotika untuk meminimalisir terhadap Faktor-faktor Hambatan tersebut yaitu, terdiri dari Faktor internal dan Eksternal. 1. Faktor Internal meliputi: Sumber Daya Manusia; Over Cavacity, Fasilitas Sarana dan Prasarana. sedangkan faktor Eksternal: Meningkatnya jumlah narapidana residivis disebabkan oleh sikap Masyarakat yang masih belum menerima dan masih mengasingkan Narapidana Narkotika untuk Kembali ke lingkungan Masyarakat asalnya. serta Solusinya yaitu: meningkatan SDM yang ahli dibidangnya dalam hal pembinaan narapidana residivis, Menurunkan tingkat Over Cavacity narapidana yang mengikuti program pembinaan dan harus sebanding dengan tingkat jumlah program yang dilaksanakan. meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana bahkan memperbaiki kerusakan-kerusakan fasilitas yang ada; Memberikan motivasi serta memberi pemahaman kepada Narapidana dalam hal pembinaan keperibadian dan pembinaan kemandirian yang ditetapkan dan dilaksanakan oleh Lapas bagi Narapidana residivis kasus Narkotika. Kata Kunci: Penologi, Pembinaan, Narapidana, Residivis, Narkotika, Lembaga Pemasyarakatan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penologi, Pembinaan, Narapidana, Residivis, Narkotika, Lembaga Pemasyarakatan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: Unnamed user with email repository@ulb.ac.id
Date Deposited: 04 Feb 2026 03:24
Last Modified: 04 Feb 2026 03:24
URI: http://repository.ulb.ac.id/id/eprint/2075

Actions (login required)

View Item View Item