MUHAMMAD FAISAL PASARIBU, NPM 2102100076 (2025) ANALISIS HUKUM PUTUSAN HAKIM TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN TINDAK PIDANA PENIPUAN YANG DILAKUKAN OLEH PELAKU DENGAN MEMAKAI IDENTITAS PALSU ( STUDI PUTUSAN NOMOR 1063/PID.B/2023/PN RAP). Skripsi thesis, Universitas Labuhanbatu.
|
Text
COVER.pdf Download (747kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (286kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (97kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (284kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (96kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (183kB) |
Abstract
Salah satu bentuk kejahatan yang masih marak terjadi di tengah masyarakat adalah penipuan. Hal ini disebabkan karena kejahatan penipuan dapat dengan mudah untuk dilakukan. Penipuan bisa terlaksana cukup dengan merangkai kata-kata bohong, menjanjikan atau memberikan iming-iming terhadap sesuatu yang dapat meyakinkan orang lain untuk menyerahkan barang atau sesuatu kepadanya, Penipuan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dari kata dasar Tipu adalah perbuatan atau perkataan yang tidak jujur (bohong, palsu, dan sebagainya) dengan maksud untuk menyesatkan, mengakali, atau mencari untung. Menurut R. Soesilo, penipuan adalah kejahatan yang dilakukan dengan membujuk orang untuk memberikan barang, membuat utang, atau menghapuskan piutang dengan memakai nama palsu atau keadaan palsu, dengan akal cerdik (tipu muslihat), dan dengan karangan perkataan bohong Jenis penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah Yuridis Normatif, yaitu jenis penelitian hukum kepustakaan yang dapat diartikan sebagai penelitian hukum dengan cara meneliti Data Primer dan Data Sekunder.. Dalam menjatuhkan putusan, Majelis Hakim mempertimbangkan tiga aspek utama, yaitu kebenaran yuridis (hukum), kebenaran sosiologis (sosial), dan kebenaran filosofis (keadilan). Oleh karena itu, dalam memutus perkara, Majelis Hakim harus memperhatikan ketiga aspek tersebut agar putusan yang dihasilkan tidak mengabaikan prinsip keadilan serta hak-hak Terdakwa.Tujuan utama dari pertimbangan ini adalah untuk melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan yang dilakukan oleh pelaku, sekaligus menjalankan fungsi represif guna memberikan efek jera kepada pelaku tindak pidana. Dengan demikian, diharapkan pelaku tidak akan mengulangi perbuatannya di masa yang akan datang Sesuai dengan analisis yang telah di uraikan, unsur pertanggungjawaban pidana atas tindak pidana penipuan berdasarkan Putusan Nomor: 1063/Pid.B/2023/PN.Rap telah terbukti secara sah dan meyakinkan. Dengan demikian, Terdakwa S dapat dimintai pertanggungjawaban pidana sebagaimana yang diatur dalam Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, Pertanggung Jawaban Pidana, Penipuan Dengan Menggunakan Identitas Palsu
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertimbangan Hakim, Pertanggung Jawaban Pidana, Penipuan Dengan Menggunakan Identitas Palsu |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@ulb.ac.id |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 03:04 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 03:04 |
| URI: | http://repository.ulb.ac.id/id/eprint/2079 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
