WAN RANIA WIJAYA SIREGAR, NPM 2206100033 (2026) ANALISIS LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN (STUDI KASUS KELAS XI TATA BUSANA-1 DI SMK NEGERI 3 RANTAU UTARA). Skripsi thesis, Universitas Labuhanbatu.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (417kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (11kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman peserta didik terhadap Literasi Budaya dan Kewargaan (Studi Kasus Kelas XI Tata Busana-1 Di SMK Negeri 3 Rantau Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tempat penelitian ini dilaksanakann di SMK Negeri 3 Rantau Utara pada bulan Desember 2025 – Januari 2026. Sumber data primer terdiri atas Guru PPKn sebagai narasumber, dan siswa/i kelas XI tata busana-1 sebagai responden. Data sekunder diperoleh dari penelitian terdahulu yang minimal 5 tahun terakhir, referensi jurnal dan artikel. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data hasil penelitian menunjukan bahwa memahami kompleksitas budaya dan kewargaan di lakukan upaya pemahaman kepada siswa melalui kegiatan pembelajaran contohnya siswa dapat belajar hidup rukun di tengah keberagaman. Untuk mengetahui budaya sendiri salah satu upaya yang dapat di lakukan adalah dengan mengintegrasikan materi budaya lokal dan nasional ke dalam pembelajaran, eksplorasi budaya daerah dan melalui kegiatan diskusi, kolaborasi antar siswa dari latar belakang yang berbeda, serta pelibatan siswa dalam praktik langsung seperti tarian tradisional. Untuk mengetahui kewajiban kewargaan salah satu upaya pemahaman yang dapat di lakukan kepada siswa adalah dengan menerapkan metode pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman, seperti diskusi kasus tentang hak dan kewajiban, untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsekuensi dari pelanggaran aturan, baik secara formal maupun sosial, serta mendorong siswa untuk menjalankan kewajiban dengan kesadaran, bukan karena rasa takut. Kepedulian terhadap budaya dapat di lakukan dengan upaya menerapkan pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman langsung, seperti mengadakan kegiatan seni budaya (pentas seni, tari daerah, dan musik tradisional), membiasakan penggunaan produk lokal seperti batik, serta mengintegrasikan materi budaya dalam pembelajaran di kelas. Dengan demikian pemahaman peserta didik terhadap literasi budaya dan kewargaan dapat lebih efektif dan berpusat pada peserta didik. Kata kunci : Analisis Literasi Budaya Dan Kewargaan, Budaya Sendiri, Kewajiban Kewargaan, Kepedulian Terhadap Budaya ================================================================ This study aims to determine students' understanding of Cultural and Civic Literacy (Case Study of Class XI Fashion Design-1 at SMK Negeri 3 Rantau Utara. This study uses a qualitative descriptive approach. The location of this research was carried out at SMK Negeri 3 Rantau Utara in December 2025 - January 2026. Primary data sources consist of PPKn Teachers as sources, and class XI fashion design-1 students as respondents. Secondary data was obtained from previous research of at least the last 5 years, journal references and articles. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Analysis of research data shows that understanding the complexity of culture and citizenship is carried out through learning activities, for example, students can learn to live in harmony amidst diversity. To understand one's own culture, one effort that can be done is to integrate local and national cultural materials into learning, exploration of regional culture and through discussion activities, collaboration between students from different backgrounds, and student involvement in direct practice such as traditional dances. To understand civic obligations, one of the understanding efforts that can be done to students This is achieved by implementing contextual and experiential learning methods, such as case discussions on rights and obligations, to provide a deeper understanding of the consequences of violating rules, both formal and social, and to encourage students to carry out their obligations consciously, not out of fear. Cultural awareness can be fostered through practical and experiential learning, such as organizing arts and cultural activities (art performances, regional dances, and traditional music), promoting the use of local products such as batik, and integrating cultural materials into classroom learning. This way, students' understanding of cultural literacy and citizenship can be more effective and student-centered. Keywords: Literacy Of Culture And Citizenship, Culture Itself, Civic Obligations, Cultural Awareness
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Literasi Budaya Dan Kewargaan, Budaya Sendiri, Kewajiban Kewargaan, Kepedulian Terhadap Budaya==================Literacy Of Culture And Citizenship, Culture Itself, Civic Obligations, Cultural Awareness |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools |
| Divisions: | Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Ppkn |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@ulb.ac.id |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 04:27 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 04:27 |
| URI: | http://repository.ulb.ac.id/id/eprint/2462 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
